Marquardt mengatakan perusahaan/organisasi tersebut sebagai spesies organisasi baru yang memiliki ciri sebagai berikut:
• mampu beradaptasi dan mengantisipasi lebih siap terhadap dampak perubahan lingkungan yang cepat;
• mampu mengakselerasi pengembangan produk baru, proses baru dan layanan-layanan baru (inovatif);
• mampu menjaid lebih mahir belajar baik dari pesaing (competitor) maupun dari kolaborator;
• mampu mentransper pengetahuan dari satu bagian organisasi ke bagian yang lainnya;
• mampu belajar secara efektif dari kesalahan-kesalahan;
• mampu memberdayakan karyawan pada semua level organisasi;
• mampu merangsang atau mendorong peningkatan terus menerus dalam semua bagian atau area organisasi; dan
• mampu memperpendek waktu yang diperlukan untuk mengimplementasikan perubahan-perubahan strategis.
Dengan demikian, orgnasiasi yang dapat belajar secara cepat akan mampu beradaptasi lebih cepat dan karenanya akan mencapai keuntungan strategis yang cukup signifikan dalam bisnis di era global saat ini. Organisasi seperti ini akan mampu memanfaatkan kejeniusan kolektif dari orang-orangnya pada level individu, kleompok maupun level sistem yang dikombinasikan dengan teknologi, manajemen pengetahuan, dan pemberdayaan orang-orang didalamnya serta terus belajar lebih baik dan lebih baik lagi untuk dapat terus beradaptasi dalam lingkungan yang serba berubah dengan cepat.
Faktor-faktor yang Mendorong Terciptanya Spesies Organisasi Baru yang Bernama Organisasi Belajar
Spesies baru suatu organisasi yang bernama ORGANISASI BELAJAR tercipta oleh adanya perubahan yang siginfikan dari empat faktor utama, yaitu (1) lingkungan ekonomi, sosial dan ilmu pengetahuan; (2) lingkungan kerja; (3) harapan pelanggan; dan (4) harapan karyawan.
Perubahan Lingkungan Ekonomi, Sosial dan Ilmu Pengetahuan
Beberapa kondisi dan faktor yang yang telah merubah dunia dimana kita hidup dan dunia dimana kita bekerja dewasa ini diantaranya adalah globalisasi, kompetisi ekonomi dan pemasaran, tekanan ekologi dan lingkungan, era pengetahuan dan goncangan sosial.
Globalisasi; globalisasi merepresentasikan konvergensi ekonomi dan sosial, nilai dan peluang. Pundit menyebut globalisasi sebagai akar penyebab perubahan yang terjadi sejak tahun 1990 sampai saat ini dan nanti. Bayangkan, dewasan ini semakin banyak perusahaan, seperti MCDonald, Xerox, Motorola, Honda, Samsung dan ribuan perusahaan lain, dibuar dan dijual dengan murah justeru di luar wilayah negara aslinya. Coca cola menghasilkan lebih banyak keuntungan di Jepang ketimbang di negara aslinya, Amerika. Lebih dari 70% keuntungan industri musik Amerika justeru diperoleh dari luar negara Amerika. Lebih dari 70% karyawan perusahaan Canon bekerja diluar Jepang. Itulah sekelumit contoh bentuk globalisasi.
lojpeg

Tidak ada komentar:
Posting Komentar